Promo 1 Promo 2 Promo 3

Berita

Peringatan Hari Aksara International

article thumbnail

Peringatan Hari Aksara International dengan mengangkat tema "Aksara Membangun Perdamaian dan Karak [ ... ]


Iklan
Bahan Baku

Bahan baku yang dibutuhkan untuk membuat sebutret yaitu serat sabut kelapa keriting, lateks karet alam untuk dijadikan kompon dan bahan-bahan kimia dispersi.

a.  Serat serabut kelapa keriting

Kulit kelapa (tepes) terdiri atas kulit luar yang tahan air dan bagian dalam yang berserat. Bagian dala terdiri atas jaringan serat memanjang yang disebut coco fibre dan debu atau disebut cocopith. Ada empat jenis fibre yang diperoleh dari tepes yaitu serat panjang dan halus (matyarn fibre), serat kasar (bristle fibre), serat pendek-pendek (mattress fibre) dan serat kerting atau berombak (curled fibre) atau yang disebut COIR.

Serat keriting yaitu serat alami dari sabut kelapa yang dipaksa menjadi serat bergelombang atau berombak.

Keuntungan mempergunakan serat keriting yaitu dapat meningkatkan tinggi lentur (amplitude) yang mampu bergerak sejenis per (pegas), memiliki rongga yang besar sehingga tidak panas, bobotnya ringan dan sifatnya lunak atau lembut. Panjang, lebar, tebal, kerapatan lembaran sebutret dapat ditentukan secara bervariasi pada waktu proses pembentukan produk di dalam cetakan.

Proses serat keriting :

Tepes digiling dengan mempergunakan mesin pemecah kulit kelapa untuk memperoleh serat, tanpa dipisahkan matyarn, bistle dan mattress fibre.

  • Coco fibre dibersihkan dari debu (coco pith) sehingga benar-benar bersih.
  • Serat sabut kelapa yang sudah bersih, dipuntir/dipintal baik secara manual atau dengan mesin.
  • Pintalan digulung, digilas dan dioven selama 2-3 jam pada suhu 80oC.
  • Pintalan hasil pemanasan di dalam oven, didinginkan / diperam selama 1-2 hari.
  • Tambang serat dibuka kembali sehingga diperoleh serat sabut kelapa keriting.
  • Serat sabut kelapa keriting (coir) kemudian ditebar rata di dalam kotak cetakan kayu beralas ram kawat.

b.  Lateks karet alam yang telah diolah melalui proses kimia.

Lateks (getah karet alam) kebun yang diperdagangkan biasanya memiliki kadar karet kering (KKK) 25-35%. Untuk membuat sebutret diperlukan kompon yang berasal dari lateks kebun yang dipekatkan melalui sentrifugasi atau pendadihan, yaitu proses pemisahan antara lateks air menjadi lateks berkadar karet kering (KKK) 60%.

c.  Bahan-bahan kimia (emulsi melalui proses dispersi)

Pada umumnya, fungsi bahan pendispersi adalah membantu proses pembasahan dari bahan yang terdirpersi, mengurangi atau mencegah pembentukan busa serta mencegah terjadinya penggabungan kembali partikel. Secara khusus bahan kimia yang akan ditambahkan ke dalam lateks yaitu stabilizer, accelerator, activator, antioxidant dan curing agent.

 

Bahan Baku |     Spesifikasi |     Kegunaan |     Keunggulan